Artikel dan UlasanDestinasiRagam

5 Gunung Terendah di Indonesia yang Cocok untuk Pendaki Pemula

×

5 Gunung Terendah di Indonesia yang Cocok untuk Pendaki Pemula

Sebarkan artikel ini
5 Gunung Terendah di Indonesia
5 Gunung Terendah di Indonesia yang Cocok untuk Pendaki Pemula (Foto: Dok. Pixabay)

5 gunung terendah di Indonesia ini cocok untuk pendaki pemula. Mendaki gunung adalah salah satu aktivitas yang menyenangkan sekaligus menantang. Selain bisa menikmati keindahan alam, mendaki gunung juga bisa melatih fisik dan mental kita. Namun, tidak semua gunung bisa didaki dengan mudah, apalagi bagi pendaki pemula. Oleh karena itu, ada baiknya memilih gunung yang memiliki ketinggian rendah dan medan yang tidak terlalu sulit untuk dijajaki.

Di Indonesia, ada banyak gunung yang memiliki ketinggian rendah, namun tetap menawarkan pemandangan yang indah dan menarik. Berikut adalah 5 gunung terendah di Indonesia yang cocok untuk pendaki pemula:

1. Gunung Nglanggeran

Gunung Nglanggeran
Gunung Nglanggeran (Foto: Dok. Kompas.com)

Gunung Nglanggeran adalah gunung purba yang terletak di Gunung Kidul, Yogyakarta. Gunung ini memiliki ketinggian hanya 700 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga bisa didaki dalam waktu kurang dari 2 jam. Meski rendah, gunung ini memiliki panorama yang memukau, seperti batuan purba yang unik, pemandangan kota Yogyakarta, dan sunrise yang cantik. Gunung Nglanggeran juga merupakan salah satu geopark nasional di Indonesia, yang memiliki nilai sejarah dan geologi yang tinggi.

2. Gunung Batu Jonggol

Gunung Batu Jonggol
Gunung Batu Jonggol (Foto: Dok. Wikipedia)

Gunung Batu Jonggol adalah gunung yang terletak di Jonggol, Jawa Barat. Gunung ini memiliki ketinggian 875 mdpl, dan bisa didaki dalam waktu sekitar 1 jam. Gunung ini memiliki trek yang cukup curam, sempit, dan licin, karena terbentuk dari batu cadas. Namun, perjuangan itu akan terbayar dengan pemandangan yang luar biasa di puncaknya, seperti hamparan sawah, perkebunan, dan kota Bogor. Gunung Batu Jonggol juga sering menjadi tempat latihan bagi pendaki yang ingin menaklukkan gunung-gunung yang lebih tinggi.

3. Gunung Penanggungan

Gunung Penanggungan
Gunung Penanggungan (Foto: Dok. Mojokertokab.go.id)

Gunung Penanggungan adalah gunung yang berada di perbatasan antara Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Gunung ini memiliki ketinggian 1.653 mdpl, dan bisa didaki dalam waktu 3-4 jam. Gunung ini mirip dengan Gunung Semeru, yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa. Selain keindahan alamnya, Gunung Penanggungan juga memiliki nilai budaya dan sejarah yang tinggi, karena di sepanjang jalurnya terdapat candi-candi purba yang berasal dari masa Kerajaan Majapahit. Beberapa candi yang bisa ditemui adalah Candi Putri, Candi Pura, Candi Gentong, dan Candi Belahan.

4. Gunung Batur

Gunung Batur
Gunung Batur Bali (Foto: Dok. Wikipedia)

Gunung Batur adalah gunung berapi yang terletak di Kintamani, Bali. Gunung ini memiliki ketinggian 1.717 mdpl, dan bisa didaki dalam waktu 2-3 jam. Gunung Batur adalah salah satu gunung berapi aktif di Indonesia, yang memiliki kawah, danau, dan sumber air panas di sekitarnya. Pemandangan di puncak Gunung Batur sangat indah, terutama saat matahari terbit. Kamu bisa melihat gunung-gunung lain di Bali, seperti Gunung Agung, Gunung Abang, dan Gunung Rinjani di Lombok. Gunung Batur juga merupakan salah satu geopark dunia yang diakui oleh UNESCO.

5. Gunung Andong

Gunung Andong
Gunung Andong (foto: Dok. blog.eigeradventure.com)

Gunung Andong adalah gunung yang terletak di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gunung ini memiliki ketinggian 1.726 mdpl, dan bisa didaki dalam waktu 2-3 jam. Gunung Andong memiliki empat puncak yang membentang, yaitu Puncak Jiwa, Puncak Makam, Puncak Andong, dan Puncak Alap-alap. Dari puncaknya, kamu bisa melihat pemandangan yang menakjubkan, seperti Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Telomoyo. Gunung Andong juga sering menjadi tempat camping dan bermalam bagi para pendaki.

Itulah 5 gunung terendah di Indonesia yang cocok untuk pendaki pemula. Meski tidak terlalu tinggi, gunung-gunung ini tetap memiliki pesona dan tantangan tersendiri. Jadi, jangan ragu untuk menjajalnya, ya. Selamat mendaki!

(*/Red)