Artikel dan UlasanEdukasiOtomotifRagam

Mengenal Lebih Dekat Fitur Keselamatan Aktif dan Pasif pada Mobil Modern

×

Mengenal Lebih Dekat Fitur Keselamatan Aktif dan Pasif pada Mobil Modern

Sebarkan artikel ini
Fitur Keselamatan Aktif dan Pasif pada Mobil Modern
Foto Ilustrasi Mobil Modern (Pixabay)

Mengenal lebih dekat fitur keselamatan aktif dan pasif pada mobil modern suatu keharusan sebelum membeli sebuah mobil impian Anda. Mobil modern tidak hanya menawarkan kenyamanan, desain, dan performa, tetapi juga fitur keselamatan yang bertujuan untuk melindungi pengemudi dan penumpang dari risiko kecelakaan. Secara umum, fitur keselamatan pada mobil terbagi menjadi dua, yaitu fitur keselamatan aktif dan fitur keselamatan pasif. Apa perbedaan dan contoh dari kedua fitur ini? Mari kita simak penjelasannya berikut ini.

Fitur Keselamatan Aktif dan Pasif pada Mobil Modern

Fitur Keselamatan Aktif Mobil

Fitur keselamatan aktif adalah fitur yang bekerja sebelum atau mencegah terjadinya kecelakaan. Fitur ini berfungsi untuk membantu pengemudi mengendalikan mobil dengan lebih baik dan mengantisipasi situasi yang berbahaya di jalan. Beberapa contoh dari fitur keselamatan aktif adalah:

Antilock Braking System (ABS):

Fitur ini mencegah roda mengunci saat pengereman mendadak, sehingga mobil tetap dapat bermanuver dengan aman dan mengurangi jarak pengereman.

Brake Assist (BA):

Fitur ini membantu pengemudi menambah daya pengereman pada saat keadaan darurat, sehingga titik pengereman menjadi lebih pendek dan efektif.

Electronic Brake-force Distribution (EBD):

Fitur ini mendistribusikan gaya pengereman secara optimal ke setiap roda, sesuai dengan beban dan kondisi jalan, sehingga meningkatkan stabilitas dan keseimbangan mobil.

Hill-start Assist (HSA):

Fitur ini mencegah mobil mundur saat berhenti di tanjakan, dengan cara menahan tekanan rem selama beberapa detik setelah pengemudi melepaskan pedal rem dan menginjak pedal gas.

Traction Control (TC):

Fitur ini mencegah roda selip saat akselerasi, dengan cara mengurangi tenaga mesin atau mengerem roda yang selip, sehingga meningkatkan traksi dan kemampuan melaju mobil.

Vehicle Stability Control (VSC):

Fitur ini mencegah oversteer atau understeer saat manuver, dengan cara mengatur tenaga mesin dan gaya pengereman pada setiap roda, sehingga menjaga mobil tetap berada di jalur yang diinginkan.

Fitur Keselamatan Pasif Mobil

Fitur keselamatan pasif adalah fitur yang bekerja ketika atau setelah terjadi kecelakaan. Fitur ini berfungsi untuk melindungi penumpang di dalam kabin dari dampak benturan atau cedera yang lebih fatal. Beberapa contoh dari fitur keselamatan pasif adalah:

Seatbelt atau Sabuk Pengaman:

Fitur ini mengikat tubuh penumpang ke kursi, sehingga mencegah penumpang terlempar keluar atau bergerak secara tiba-tiba saat terjadi benturan. Beberapa seatbelt juga dilengkapi dengan fitur Pretensioner dan Force Limiter, yang menegangkan dan melonggarkan sabuk sesuai dengan kekuatan benturan, sehingga mengurangi risiko cedera dada atau leher.

SRS Airbag atau Kantung Udara:

Fitur ini mengembang secara otomatis saat terjadi benturan, sehingga membentuk bantalan udara yang melindungi kepala dan dada penumpang dari benturan keras. Beberapa mobil modern memiliki lebih dari satu airbag, seperti airbag depan, samping, belakang, atau tirai.

ISOFIX atau Pengait Kursi Anak:

Fitur ini merupakan standar internasional untuk mengunci kursi anak di kursi baris kedua, sehingga mencegah kursi anak bergeser atau terlepas saat terjadi benturan. Fitur ini juga memudahkan pengemudi untuk memasang dan melepas kursi anak dengan cepat dan aman.

RISE Body atau Rangka Bodi Tahan Benturan:

Fitur ini merupakan teknologi rangka bodi yang dibuat dari bahan berkualitas tinggi, sehingga mampu menyerap dan mendistribusikan energi benturan dari segala arah, serta menjaga bentuk interior tetap utuh. Fitur ini juga melindungi komponen penting seperti tangki bahan bakar, mesin, dan baterai dari kerusakan akibat benturan.

Pedestrian Protection atau Perlindungan Pejalan Kaki:

Fitur ini merupakan desain bodi yang dibuat sedemikian rupa agar lebih aman bagi pejalan kaki yang tertabrak oleh mobil. Fitur ini meliputi struktur peredam energi benturan di kap mesin, bumper, dan fender, serta sistem pop-up hood yang mengangkat kap mesin saat terjadi benturan, sehingga mengurangi risiko cedera kepala atau leher pada pejalan kaki.

Kesimpulan

Fitur keselamatan aktif dan pasif pada mobil modern merupakan fitur yang sangat penting untuk menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang, serta orang lain di sekitar mobil. Fitur keselamatan aktif membantu pengemudi menghindari atau mencegah terjadinya kecelakaan, sedangkan fitur keselamatan pasif membantu pengemudi dan penumpang bertahan atau mengurangi dampak kecelakaan.

Oleh karena itu, sebelum membeli mobil, sebaiknya Anda memperhatikan fitur keselamatan yang ditawarkan oleh produsen, serta selalu menggunakan fitur keselamatan tersebut dengan benar dan sesuai dengan aturan.

(*/Tim Editor)