Artikel dan UlasanKesehatanRagamTeknologi

Neutrack AI Glove, Terobosan Teknologi untuk Membantu Tunanetra dan Alzheimer

×

Neutrack AI Glove, Terobosan Teknologi untuk Membantu Tunanetra dan Alzheimer

Sebarkan artikel ini
Neutrack AI Glove
Peragaan prototipe Neutrack AI Glove oleh tim Memory Reboot di ajang Heckfest Indonesia 2024 (Foto: Dok. Humas ITS)

Dalam dunia yang terus berubah, inovasi teknologi seperti Neutrack AI Glove menjadi kunci untuk membuka potensi manusia dan memecahkan tantangan sosial. Di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), sebuah tim mahasiswa yang berbakat telah mengembangkan Neutrack AI Glove, sebuah sarung tangan cerdas yang dirancang untuk membantu mereka yang mengalami tunanetra dan Alzheimer.

Latar Belakang Inovasi

Tim yang terdiri dari Firania Putri Harsanti, Pelangi Masita Wati, dan Arundaya Pratama Nurhasan, yang dikenal dengan nama Memory Reboot, terinspirasi untuk menciptakan Neutrack AI Glove dari tugas kuliah mereka dan pengalaman pribadi dengan teman dan keluarga yang menghadapi tantangan ini. Firania, misalnya, memiliki teman masa kecil yang tunanetra dan budenya yang menderita Alzheimer, yang memberinya motivasi untuk menciptakan sesuatu yang dapat membuat perbedaan nyata dalam kehidupan mereka.

(kiri) Firania Putri Harsanti dan Pelangi Masita Wati saat menunjukkan cara kerja Neutrack AI Glove (Foto: Dok. Humas ITS)

Fungsi dan Manfaat

Untuk tunanetra, Neutrack AI Glove berfungsi sebagai pengganti indra penglihatan. Sarung tangan ini dilengkapi dengan sensor dan perintah suara yang dapat menangkap informasi visual dan menyampaikannya kepada pengguna melalui suara bip dan panduan suara. Uji coba yang dilakukan pada enam siswa di Yayasan Pendidikan Anak Buta di Surabaya menunjukkan bahwa sarung tangan ini memudahkan mereka dalam bernavigasi dan mengenali benda-benda di sekitar mereka.

Bagi penderita Alzheimer, sarung tangan ini memiliki fungsi yang sangat berharga dalam membantu mereka mengingat orang-orang di sekitar mereka. Dengan memindai wajah dan menyimpan identitas seseorang, sarung tangan ini dapat memberitahu pengguna melalui suara jika ada kecocokan dengan data yang tersimpan. Ini membantu dalam mengurangi kebingungan dan meningkatkan interaksi sosial yang lebih bermakna bagi penderita Alzheimer.

Pengakuan dan Penghargaan

Tim Memory Reboot saat menjuarai Hackfest Indonesia 2024 (Foto: Dok. Humas ITS)

Inovasi yang dibawa oleh tim Memory Reboot telah mendapat pengakuan yang signifikan. Mereka berhasil meraih juara pertama dalam Hackfest Indonesia 2024, sebuah prestasi yang menunjukkan dedikasi dan keahlian mereka dalam bidang teknologi. Selain itu, mereka juga menunjukkan potensi mereka di Google Solution Challenge 2024, dengan menerapkan enam poin Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dampak Sosial dan Masa Depan

Neutrack AI Glove tidak hanya merupakan terobosan teknologi, tetapi juga membawa dampak sosial yang signifikan. Dengan membantu individu yang tunanetra dan Alzheimer, sarung tangan ini membuka pintu untuk kemandirian yang lebih besar dan kualitas hidup yang lebih baik. Ke depannya, tim Memory Reboot berharap untuk terus mengembangkan dan meningkatkan Neutrack AI Glove, sehingga dapat diakses oleh lebih banyak orang dan memiliki dampak yang lebih luas.

Kesimpulan

Neutrack AI Glove adalah contoh nyata dari bagaimana teknologi dapat digunakan untuk membawa perubahan positif dalam kehidupan orang-orang. Inovasi ini tidak hanya menunjukkan kemampuan teknologi dalam menyelesaikan masalah sosial, tetapi juga semangat generasi muda dalam menciptakan dunia yang lebih inklusif dan penuh empati. Dengan terus berinovasi dan berkolaborasi, kita dapat mengharapkan masa depan yang lebih cerah bagi semua orang, terlepas dari tantangan yang mereka hadapi.

Sumber: Humas ITS

(*/Jeany)