Artikel dan UlasanEdukasiRagamTeknologi

Panduan Lengkap Merubah dari MBR ke GPT di Windows 10

×

Panduan Lengkap Merubah dari MBR ke GPT di Windows 10

Sebarkan artikel ini
MBR ke GPT di Windows 10
Panduan Lengkap dari MBR ke GPT di Windows 10 (Foto: Istimewa)

Memahami dan menerapkan perubahan dari Master Boot Record (MBR) ke GUID Partition Table (GPT) merupakan langkah penting dalam mengelola penyimpanan data di sistem operasi Windows 10. Meskipun proses ini mungkin terdengar rumit, dengan panduan yang tepat, transisi ini dapat dilakukan dengan lancar. Artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan langkah demi langkah tentang bagaimana melakukan transisi dari MBR ke GPT di Windows 10 secara menyeluruh.

Apa itu MBR dan GPT?

Sebelum masuk ke langkah-langkah konversi, penting untuk memahami perbedaan antara MBR dan GPT.

  • MBR (Master Boot Record): MBR adalah tabel partisi tradisional yang telah digunakan selama bertahun-tahun dalam sistem operasi Windows. Namun, MBR memiliki batasan, termasuk hanya mendukung partisi hingga 2TB dan mendukung hingga empat partisi primer.
  • GPT (GUID Partition Table): GPT adalah standar partisi disk yang lebih modern dan fleksibel. Dibandingkan dengan MBR, GPT mendukung partisi yang lebih besar, tidak ada batasan jumlah partisi primer, dan menyediakan keamanan yang lebih baik melalui redundansi data.

Langkah-langkah Konversi MBR ke GPT di Windows 10:

  1. Cadangkan Data Anda: Sebelum melakukan konversi, pastikan untuk membuat cadangan data penting Anda. Meskipun proses konversi seharusnya tidak menghapus data, selalu lebih baik aman daripada menyesal.
  2. Persiapkan Perangkat Lunak: Pastikan komputer Anda menjalankan Windows 10 dan memiliki hak administratif untuk melakukan perubahan pada disk. Anda juga akan memerlukan utilitas partisi disk, seperti Disk Management atau Command Prompt.
  3. Identifikasi Disk yang akan Dikonversi: Buka utilitas manajemen disk Anda dan identifikasi disk yang ingin Anda konversi dari MBR ke GPT. Pastikan tidak ada partisi yang berlebihan atau tidak terpakai di disk ini.
  4. Buka Command Prompt: Klik kanan pada tombol Start dan pilih “Command Prompt (Admin)” untuk membuka Command Prompt dengan hak administratif.
  5. Jalankan Utilitas DiskPart: Di Command Prompt, ketik diskpart dan tekan Enter untuk membuka utilitas DiskPart.
  6. Lihat Disk yang Tersedia: Ketik list disk dan tekan Enter untuk melihat daftar disk yang terpasang pada komputer Anda. Catat nomor disk yang sesuai dengan disk yang ingin Anda konversi.
  7. Pilih Disk: Ketik select disk X (gantilah X dengan nomor disk yang ingin Anda konversi) dan tekan Enter.
  8. Konversi ke GPT: Sekarang, ketik convert gpt dan tekan Enter. Ini akan memulai proses konversi disk dari MBR ke GPT. Tunggu hingga proses selesai.
  9. Verifikasi: Setelah proses konversi selesai, verifikasi bahwa konversi berhasil dengan menutup dan membuka kembali utilitas manajemen disk Anda. Disk seharusnya sekarang menggunakan tabel partisi GPT.
  10. Repartisi Jika Diperlukan: Jika perlu, Anda dapat membuat partisi baru atau memperluas partisi yang ada untuk memanfaatkan ruang tambahan yang mungkin tersedia.
  11. Pemulihan Boot (Opsional): Jika Windows 10 Anda tidak dapat boot setelah konversi, Anda mungkin perlu memperbaiki boot record. Anda dapat melakukan ini dengan menggunakan perangkat instalasi Windows 10 dan memilih opsi “Perbaiki Komputer” dan kemudian “Perbaiki Boot”.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda sekarang telah berhasil melakukan transisi dari MBR ke GPT di Windows 10. Pastikan untuk memeriksa kembali bahwa semua data Anda tetap aman dan sistem operasi berfungsi seperti yang diharapkan setelah konversi selesai.

Menggali Lebih Dalam tentang MBR dan GPT:

Untuk memahami lebih lanjut perbedaan antara MBR dan GPT serta mengapa GPT menjadi pilihan yang lebih disukai dalam banyak kasus, mari kita telaah lebih dalam kedua format tabel partisi ini.

MBR (Master Boot Record)

MBR adalah format partisi yang telah ada sejak era DOS. Ini memiliki batasan yang mendasar, termasuk batasan ukuran partisi maksimum hingga 2TB dan dukungan untuk hanya empat partisi primer. Selain itu, MBR hanya menggunakan 32-bit alamat untuk sektor penyimpanan, yang berarti ia terbatas pada maksimum 2TB.

Keterbatasan ini membuat MBR kurang ideal untuk sistem modern yang sering memiliki penyimpanan lebih dari 2TB dan memerlukan lebih dari empat partisi. Namun, MBR masih banyak digunakan pada sistem-sistem yang lebih lama atau dalam situasi di mana kompatibilitas dengan perangkat lunak atau sistem operasi yang lebih tua diperlukan.

GPT (GUID Partition Table)

GPT adalah format partisi yang lebih modern dan fleksibel. Dengan menggunakan 64-bit alamat, GPT dapat mengelola partisi hingga 9.4 ZB (zettabyte), yang jauh melebihi kebutuhan sistem modern saat ini. GPT juga mendukung jumlah partisi yang jauh lebih besar daripada MBR, memungkinkan hingga 128 partisi pada satu disk.

Selain itu, GPT menyediakan keamanan yang lebih baik melalui redundansi data. Ini termasuk cadangan tabel partisi yang terletak di bagian akhir disk, sehingga memungkinkan pemulihan lebih mudah dalam kasus kerusakan tabel partisi utama.

GPT juga diperlukan untuk mengaktifkan beberapa fitur keamanan dan fungsi di Windows 10, seperti Secure Boot dan BitLocker. Karena fitur-fitur ini semakin penting dalam lingkungan komputasi modern, menggunakan GPT menjadi pilihan yang lebih disukai.

Mengapa Harus Beralih ke GPT?

Pergantian dari MBR ke GPT di Windows 10 dapat memberikan beberapa keuntungan penting, termasuk:

  1. Dukungan untuk Penyimpanan Besar: GPT mendukung partisi yang jauh lebih besar daripada MBR, memungkinkan Anda untuk memananfaatkan penyimpanan dengan lebih efisien, terutama pada disk yang memiliki kapasitas lebih dari 2TB. Ini sangat penting dalam lingkungan modern di mana ukuran file dan kebutuhan penyimpanan terus berkembang.
  2. Kemampuan Partisi yang Lebih Fleksibel: Dengan GPT, Anda tidak terbatas pada jumlah partisi primer yang dapat Anda buat seperti pada MBR. Anda dapat membuat hingga 128 partisi pada satu disk, memberikan fleksibilitas yang jauh lebih besar dalam mengatur dan mengelola data Anda.
  3. Keamanan Lebih Tinggi: GPT menyediakan keamanan yang lebih baik melalui redundansi data. Dengan menyimpan cadangan tabel partisi di akhir disk, GPT memungkinkan sistem untuk dengan mudah memulihkan struktur partisi jika terjadi kerusakan.
  4. Dukungan untuk Fitur Keamanan Windows: Beberapa fitur keamanan Windows 10, seperti Secure Boot dan BitLocker, memerlukan GPT. Dengan beralih ke GPT, Anda dapat memanfaatkan fitur-fitur keamanan ini untuk melindungi sistem Anda dari ancaman keamanan yang berpotensi merusak.
  5. Kesesuaian dengan Teknologi Baru: Dengan semakin banyaknya perangkat keras baru yang memerlukan dukungan GPT, seperti sistem UEFI yang lebih modern, beralih ke GPT memastikan bahwa sistem Anda dapat berfungsi dengan baik dengan teknologi terbaru.

Memahami perbedaan antara MBR dan GPT, serta keuntungan yang ditawarkan oleh GPT, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik untuk sistem Anda. Dengan beralih ke GPT, Anda akan mendapatkan dukungan untuk penyimpanan besar, partisi yang lebih fleksibel, keamanan yang lebih baik, dan kompatibilitas dengan fitur keamanan Windows 10 yang penting.

Kesimpulan

Dengan mengikuti panduan langkah demi langkah yang disediakan dalam artikel ini, Anda sekarang siap untuk melakukan transisi dari MBR ke GPT di Windows 10. Pastikan untuk mengikuti langkah-langkah dengan hati-hati dan selalu membuat cadangan data Anda sebelum memulai proses konversi.

(*/Jeany)