BeritaHukumKriminal

Petugas Gabungan Amankan Pelaku Pencurian Uang di Kapal Penyeberangan Lembar NTB – Jangkar Situbondo

×

Petugas Gabungan Amankan Pelaku Pencurian Uang di Kapal Penyeberangan Lembar NTB – Jangkar Situbondo

Sebarkan artikel ini
Satpolairud Polres Situbondo
Petugas gabungan dari Satpolairud Polres Situbondo dan TNI AL Poskamladu Jangkar Amankan Pelaku Pencurian (Foto: Doc Humas)

SITUBONDO – Petugas gabungan dari Satpolairud Polres Situbondo dan TNI AL Poskamladu Jangkar berhasil mengamankan Alif Pratama (24), pelaku pencurian uang yang merupakan milik sopir truk bernama Sudiono (53), warga Kota Malang.

Pemuda asal Sebasan, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), ini ditangkap bersama dengan barang bukti hasil kejahatannya, termasuk uang senilai Rp1,4 juta dan anak kunci palsu yang digunakan untuk membuka pintu truk. Setelah penangkapan tersebut, terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolres Situbondo untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H, S.I.K, M.H, melalui Kasatpolairud AKP Gede Sukarmadiyasa, SH, MH, mengungkapkan bahwa aksi pencurian uang sopir truk tersebut terjadi di atas KMP Tunu jurusan Lembar NTB-Jangkar Situbondo. Petugas berhasil mengidentifikasi terduga pelaku berdasarkan rekaman CCTV di dek kapal, di area tempat parkir mobil dan truk.

Dari rekaman CCTV, terlihat bahwa terduga pelaku mengenakan kaos berwarna merah maron dan celana pendek berwarna silver. Setelah KMP Tunu Pratama bersandar di Pelabuhan Jangkar, kapten KMP Tunu Pratama bersama petugas Satpolairud Polres Situbondo dan TNI AL Poskamladu Jangkar segera menangkap terduga pelaku yang baru keluar dari kapal di pelabuhan penyeberangan Jangkar, Situbondo. Terduga pelaku kemudian diamankan ke Mapolres Situbondo.

Saat diinterogasi, terduga pelaku awalnya membantah menjadi tersangka pencurian uang sopir truk asal Malang. Namun, setelah ditunjukkan rekaman CCTV, pelaku tidak dapat mengelak lagi. Oleh karena itu, pelaku langsung dibawa ke Polres Situbondo untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kasatpolairud AKP Gede Sukarmadiyasa menambahkan bahwa meskipun awalnya korban mencabut laporan terkait pencurian tersebut, karena pelaku mengembalikan uang yang dicurinya, namun kasus ini tetap akan diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice sesuai dengan permintaan korban.

(*/Red/Humas)