Artikel dan UlasanBeritaRagam

Profil dan Harta Kekayaan Puji Triasmoro Kajari Bondowoso yang Terjaring OTT KPK

×

Profil dan Harta Kekayaan Puji Triasmoro Kajari Bondowoso yang Terjaring OTT KPK

Sebarkan artikel ini
Kajari Bondowoso
Puji Triasmoro Kajari Bondowoso (foto: kejari-bondowoso.go.id)

BONDOWOSO – Dalam kejadian yang mengejutkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (15/11) di Bondowoso terkait dugaan pengurusan perkara di Kejaksaan Negeri Bondowoso. Enam orang berhasil ditangkap dalam operasi tersebut, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso, Puji Triasmoro. Mereka saat ini sedang dibawa ke Jakarta, tepatnya ke Gedung Merah Putih KPK.

Lalu, siapa sebenarnya Puji Triasmoro?

Puji Triasmoro dilahirkan di Surakarta/Solo pada tanggal 10 Juni 1966. Ia menyelesaikan pendidikan hukumnya di Universitas Sebelas Maret (UNS). Ia menjadi ASN Kejaksaan sekitar tahun 1995. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)-nya, Puji telah melaporkan beberapa harta kekayaan dalam berbagai jabatan dan penugasan.

Puji pertama kali menjabat di Kejaksaan sebagai Kepala Subseksi Ekonomi dan Keuangan di Intel Kejaksaan Salatiga antara tahun 1997 hingga 1998. Dari situ, karirnya terus meningkat. Ia pernah berdinas di Kejaksaan Tinggi Gorontalo sebagai asisten intelijen, kemudian pindah ke Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAMPidum) Kejaksaan Agung sebagai Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi.

Pada Maret 2022, Puji diangkat menjadi Kajari Bondowoso, mencatat pencapaian baru dalam kariernya di bidang hukum.

Harta dan Kekayaan Puji Triasmoro

Puji Triasmoro, Kajari Bondowoso yang terjerat dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, telah menyampaikan laporan harta kekayaan atau LHKPN sebanyak lima kali kepada KPK sejak tahun 2018. Laporan terbarunya disampaikan pada tanggal 7 Februari 2023 untuk periode tahun 2023. Total nilai harta yang dilaporkan mencapai Rp 1.146.246.590.

Dalam rincian laporan tersebut, terungkap bahwa Puji memiliki 10 aset tanah yang tersebar di Sukoharjo, Karanganyar, dan Surakarta. Lima dari aset tanah tersebut dilengkapi dengan bangunan. Nilai total aset-aset tanah ini mencapai Rp 1.186.162.000.

Selain itu, Puji juga melaporkan kepemilikan kendaraan, yakni sebuah mobil Honda Freed GB3 1.5 E AT CKD tahun 2010, dan sebuah motor Yamaha 2PV R M/T tahun 2018. Nilai total kendaraan tersebut mencapai Rp 115.000.000.

Harta bergerak lainnya yang dilaporkan oleh Puji mencapai Rp 55.150.000. Sementara itu, jumlah kas dan setara kas yang dilaporkan mencapai Rp 88.934.590. Puji juga melaporkan adanya utang sebesar Rp 299.000.000.

Dengan demikian, total nilai harta kekayaan yang tercatat dalam laporan LHKPN Puji Triasmoro adalah sebesar Rp 1.146.246.590.

(*/TR13)