BeritaHukum dan Kriminal

Satreskoba Polres Jember Berhasil Tangkap Bandar Sabu yang Pernah Jadi DPO

×

Satreskoba Polres Jember Berhasil Tangkap Bandar Sabu yang Pernah Jadi DPO

Sebarkan artikel ini
Satreskoba Polres Jember Berhasil Tangkap Bandar Sabu yang Pernah Jadi DPO
Satreskoba Polres Jember Berhasil Tangkap Bandar Sabu yang Pernah Jadi DPO (Foto: Doc Humas)

JEMBER – Pada dini hari Selasa (12/12/2023), Satreskoba Polres Jember berhasil menangkap Bonar alias S Al Kahfi, seorang bandar sabu yang selama ini sulit ditangkap. Bonar merupakan warga Desa Rambipuji Jember.

Pria yang sebelumnya menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), dan dikenal sebagai Habib oleh jaringan pengedar, ditangkap di rumah istri barunya di Desa Seputih, Kecamatan Mayang Jember. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita beberapa klip plastik berisi sabu yang sudah siap edar.

Kasatreskoba Polres Jember, Iptu Nurmansyah SH, menyatakan kepada wartawan bahwa pelaku adalah seorang residivis dalam kasus penganiayaan dan sudah menjadi target operasi sebagai bandar sabu. Jaringan pengedarnya berhasil dibongkar oleh polisi.

“Pelaku merupakan residivis dan DPO yang selama ini menjadi buruan kami. Dia menjadi DPO setelah tertangkapnya WAH, pengedar sabu asal Kaliwining Rambipuji pada awal November 2023,” ujar Kasatreskoba.

Berdasarkan data dan informasi dari media ini, terungkap bahwa Bonar menjadi bandar sabu setelah polisi memperoleh informasi dari WAH yang tertangkap. “Keberadaan pelaku sempat kami temukan di sekitar kawasan Kecamatan Rambipuji. Meskipun pelaku berhasil melarikan diri saat hendak ditangkap, kami menemukan barang bukti sabu yang disimpan di jaket pelaku selama penggeledahan di rumahnya,” tambah perwira yang pernah menjabat sebagai Kanit Tipidter Polresta Banyuwangi ini.

Hingga akhirnya, pelaku terdeteksi tinggal di rumah istri barunya di kawasan Mayang. Setelah berhasil menangkap pengedar lain dengan inisial PN alias Pinot pada 10 Desember 2023, polisi mengetahui keberadaan Bonar. Polisi melakukan pengintaian pada Senin, 11 Desember 2023, dan berhasil menangkap pelaku pada dini hari Rabu.

“Pelaku saat ini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan. Kami juga sedang mencari tahu asal-usul barang haram yang diedarkannya melalui jaringan pengedar lainnya,” pungkas Kasatreskoba.

(*/Humas)